Wisata Dieng Apa Saja yang Wajib Dikunjungi?

candi arjuna dieng

Wisata Dieng cukup menjadi salah satu wisata alam yang bisa dibilang paket lengkap. Di Dieng kamu bisa menikmati beberapa obyek wisata seperti kawah, candi, pemandian air panas, dan telaga. Kamu juga bisa menikmati wisata budaya di Dieng. Salah satu yang unik di Dieng adalah bocah berambut gimbal atau orang Dieng sendiri menyebutnya “Bocah Gembel“.

Ada apa saja di Dieng?

Untuk menjawab kalimat pertanyaan tersebut, berikut kami dari tim letsgettravel.com menuliskan beberapa tempat wisata Dieng yang wajib kalian kunjungi. Oh iya, intro sedikit soal Dieng ya, Dieng ini masuk di wilayah kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Dieng berada di ketinggian sekitar 2000 mdpl, dengan ketinggian tersebut tentunya kamu bakal merasakan sensasi dingin jika berkunjung ke Dieng.

Candi Arjuna Dieng

Konon katanyaCandi Arjuna merupakan salah satu candi Hindu tertua di pulau Jawa. Candi Arjuna ini dibangun pada abad 8 Masehi oleh Dinasti Sanjaya dari Mataram Kuno. Jika kamu ke Dieng, wajib untuk mengujungi komplek candi Arjuna ini. Kamu bisa melihat bagaimana kehebatan nenek moyang kita membuat kontruksi bangunan dengan teknik yang luar biasa. Pemandangan di sekitar candi juga bakal mewarnai feed instagram kamu. Untuk masuk Candi Arjuna ini kamu hanya dikenakan tarif Rp. 7.500,- per orang. Dan untuk wisatawan asing dikenakan biaya Rp. 15.000,-, siapa tahu kamu ngajak gebetan warga negara asing.

wisata dieng - Candi Arjuna
Candi Arjuna di malam hari | sumber gambar: IG @novemlawalata
Candi Arjuna di malam hari | sumber gambar: IG @novemlawalata

Kawasan Candi Arjuna ini biasa digunakan untuk ritual potong rambut gembel setiap tahunnya. Potong rambut gembel adalah salah satu di rangkaian acara Festival Dieng / Dieng Culture Festival.

Review Candi Arjuna

  • Habibullah Al Faruq: Lokasinya terletak di Dieng, Jawa Tengah, Indonesia. Untuk menuju ke Candi Arjuna ini mudah dijangkau. Candi Arjuna juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit di provinsi Jawa Tengah. HARGA TIKET MASUK (HTM) Harga tiket masuk adalah Rp 15.000. Akan tetapi, harga tersebut bukan hanya untuk 1 wisata saja, melainkan 2 wisata (Candi Arjuna dan Kawah Sikidang). FASILITAS Banyak fasilitas yang tersedia di tempat wisata ini, seperti : – Menunggang kuda – Mushola – Penyewaan jarit – Ruang parkir – Toilet Hanya saja, untuk toilet dan mushola dibangun oleh bangunan semi permanen. Tempatnya pun kecil dan agak kurang terawat. KONDISI Setelah membeli tiket, kita masuk ke area Candi Arjuna dengan berjalan kurang lebih 500 meter. Sepanjang jalan, disuguhi oleh boneka seperti Shaun The Sheep, Transformers, dan lain sebagainya yang bisa diajak berfoto dengan dibayar secara sukarela. Sesaat akan sampai di tempat wisata, pengunjung diberikan penyewaan jarit, diharapkan untuk digunakan. Jarit dikembalikan saat pengunjung keluar dan bisa membayarnya secara sukarela. Di sini terbilang kurang akan tempat berteduh. Jadi, saat datang di siang hari, rasanya panas dingin. Panas oleh sinar matahari dan dingin oleh dataran tinggi Dieng. WARUNG/KEDAI Untuk kedai atau warung hanya ada di bagian depan tempat wisata, dekat dengan ruang parkir. Untuk di dalam tempat wisata, jarang ditemui kedai atau warung, atau bahkan pedagang keliling sekalipun. TAMBAHAN Sudah 2x ke sini, pasti selalu saja ada “under construction” terhadap candi yang sedang dibangun. Datanglah di waktu yang tepat, di musim panas, agar bisa mendapatkan view atau panorama candi dan awan berwarna biru yang sangat indah.
  • Endang Tia: Kesini pagi-pagi banget enak, tempat bersejarah. Saksi bisu peristiwa masa lalu. Jangan lupa mampir ke candi ini kalo kalian pergi ke dieng. Lumayan buat nambah-nambah pengetahuan, khususnya sejarah. Kalo kesini pagi-pagi atau sore ya guys. Maklum klo siang panas 😊

Telaga Warna Dieng

Salah satu destinasi Dieng yang cukup menarik perhatian adalah Telaga Warna. Telaga ini diberi nama Telaga Warna karena sering memunculkan warna merah, hijau, biru, putih, dan lembayung. Untuk melihat telaga warna secara utuh kami dari tim letsgettravel.com merekomendasikan kamu untuk ke Batu Ratapan Angin. Namun jika anda ingin lebih dekat dengan Telaga Warna, langsung saja masuk kawasan Telaga dengan harga tiket masuk Rp. 12.500,- weekday Rp. 15.000,- untuk weekend.

wisata dieng - telaga warna
Telaga Warna, foto dari batu ratapan angin | sumber gambar: IG @agung_dieng

Review Telaga Warna

  • Dodi Andi Wijaya: Salah satu objek wisata di dieng.. sebuah telaga yang berwarna kehijauan karena mengandung belerang.. disebelahnya ada telaga pengilon yang berwarna bening.. udara sejuk dan segar.. ada wisata gua di sekitar danau.. toilet bersih.. ada penjual makanan dan ada tukang foto yang mengabadikan kunjungan anda ke telaga warna.. jika ingin melihat telaga dari atas bisa pergi je batu ratapan angin masuk dari dieng plateau theatre.

Telaga Merdada Dieng

Telaga satu ini adalah telaga terbesar di kawasan Dieng. Telaga Merdada merupakan telaga yang airnya dijadikan sebagai sumber pengairan para petani di Dieng. Selain itu, telaga Merdada dijadikan tempat memancing baik oleh warga maupun wisatawan. Kamu bisa menyusuri telaga Merdada ini dengan kapal kecil atau dengan kayak yang disewakan oleh pengelola. Hanya saja tidak setiap saat ada, biasanya ada hanya di hari Sabtu dan Minggu. Untuk masuk kawasan Telaga Merdada, kamu hanya dikenakan biaya Rp. 5.000,- saja, sangat terjangkau.

telaga merdada dieng
Telaga Merdada | sumber gambar: IG @pristianatriantika
kayak di telaga merdada
kayak di Telaga Merdada Rp. 50.000,- per 30 menit | sumber gambar: IG @imawan_

Musium Kailasa Dieng

Di Musium Kailasa Dieng ini kamu bisa melihat beberapa artefak tentang alam (geologi, flora-fauna), masyarakat Dieng (keseharian, pertanian, kepercayaan, kesenian) serta warisan arkeologi dari Dieng. Memiliki teater untuk melihat film (saat ini tentang arkeologi Dieng), panggung terbuka di atas atap museum. Untuk masuk ke musium ini, kamu dikenakan biaya hanya Rp. 5.000,-.

Musium Kailasa
artefak di Musium Kailasa Dieng | sumber gambar: IG @guntur_gn
musium kailasa
panggung terbuka di atas Musium Kailasa | sumber gambar: IG @ridhobrado

Untuk lebih meyakinkan kamu kalau Musium Kailasa ini recomended, berikut kami tuliskan review pengunjung. Kami tulis review pengunjung dari google maps:

Review Musium Kailasa

  • Dinda Huwaidaa: Jika ingin menambah pengetahuan tentang candi, kalian bisa kesini, terdapat ruang audio visual juga untuk menonton film sejarah dieng.
  • Irfan_Endrie KJ: Museum ini menjelaskan tentang candi yang berada di kompleks dataran tinggi Dieng dengan penjelasan masing2 bagian candi dan perbandingannya dengan candi2 lain. Selain itu juga menjelaskan tentang topografi dan demografi disana. Selain museum terdapat taman yang luas di sebelah atas.
  • Sahabat Inspirasi: Musium kaliasa terletak di desa Dieng Kulon, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Merupakan salah satu destinasi wisata favorit, apabila kita ingin mengetahui sejarah pegunungan Dieng dengan berbagai artefak budaya peninggalannya. Perjalanan kami berhenti disini, memarkir mobil di seberang musium, menikmati santap siang di warung makan yang banyak berjejer di seberang musium. Bangunan musium terdiri dari kantor, ruang artefak, aula tempat pemutaran film dokumenter tentang Dieng, beberapa gazebo, aula pertemuan dan ada juga mushola. Kami menyempatkan menyaksikan beberapa artefak berupa arca peninggalan kejayaan kerajaan hindu budha pulau Jawa. Tidak jauh dari musium, seberang sebelah barat, terdapat candi gatot kaca yang masih terjaga kondisinya. Candi ini merupakan salah satu spot menarik untuk kita berfoto ria. Tidak jauh dari candi gatot kaca, kita akan mendapati sebuah jalan menurun menuju kompleks candi Dieng, atau biasa disebut komplek candi arjuna. Kita akan dibawa bernostalgia menyelami kejayaan arsitektur candi-candi yang dibangun oleh nenek moyang kita pada abad ke 7-8 masehi. So, datang dan rasakan sendiri sensasinya.

Kawah Sikidang Dieng

Kawah Sikidang merupakan kawah paling populer di kawasan dataran tinggi Dieng. Kawah ini terkenal karena lubang keluarnya gas selalu berpindah-pindah. Dari karakter inilah namanya berasal karena penduduk setempat melihatnya berpindah-pindah seperti kijang (kidang dalam bahasa Jawa). Untuk masuk kawasan kawah Sikidang ini kamu hanya perlu membayar tiket sebesar Rp. 7.500,-.

kawah sikidang
kawah sikidang | sumber gambar: IG @ianalamsukarso

Berikut ini beberapa review tentang Kawah Sikidang yang ditulis para pengunjung di google maps:

Review Kawah Sikidang

  • Sein: Tempat yg bagua untuk foto2, ini pertama kali nya aku kesini, gak nyesel si walau jauh. Meskipun jauh tp jalan yg ditelawi pun sejuk dan indah perbukitan gitu. Disini juga banyak spot foto yg disediakan oleh penyewa, tp aku lupa gak foto disitu. Gaenaknya ya ituuu bau telor asin direbus hahahahaa, over all gak nyesel sih.. kalian bisa racing gitu kalao yg suka naik motor2 gitu2 Ada ayunan juga, kemaren pengen bgt foto disitu cuma antri jd yaudah ke yg lain ehhh udah lupaa sampe balik. Makanan penjula makanan khaya jugaa. Ada jamur crispy gituu sm kentang apayaa banyak dehh, enak2… Kalian kalau ada waktu liburan dah kesanaa biar ngrasain liburan versi baru yg biasanya ke mall skrg ke pegunungan hihihi
  • Karina Budisantoso : biaya masuk 10 rb/orang. belum termasuk parkir. Cocok untuk keluarga, tua ataupun muda karena tidak ada tanjakan panjang. Bisa jalan2 sambil melihat kawah dengan santai. kawahnya seperti kolam air belerang, tapi tidak untuk mandi. Selain itu, ada spot2 foto juga. Di dalam ada banyak warung kecil, jadi tidak perlu khawatir lupa bawa makan atau minum. Bisa juga coba makan telur rebus yg dimasak di kawah belerang trsebut.

Bukit Sikunir Dieng

Bukit Sikunir terkenal dengan spot melihat matahari terbit yang keren. Di sini kamu bisa melihat Golden Sunrise. Melihat betapa indahnya matahari terbit dengan warna yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Rekomendasi kami kalau kamu mau ke bukit Sikunir berangkat sekitar jam 03:30 wib dari parkiran. Untuk perjalanan (jalan kaki) kurang lebih sekitar 30-40 menit saja.

Golden Sunrise Sikunir
Golden Sunrise Sikunir | sumber gambar: IG @andhikainggridddw
Bukit SIkunir Dieng
Pemburu Sunrise | sumber gambar: IG @mrezapah

Gunung Prau

Destinasi wisata satu ini cocok buat kamu yang berjiwa adventure. Untuk sampai ke puncak Gunung Prau ini bisa ditempuh kisaran 2,5 hingga 3 jam. Ada beberapa jalur yang bisa kamu pilih, yaitu jalur Candi Dwarawati, jalur Dieng, dan jalur Patak Banteng. Ketiganya punya keunikan dan punya jalur yang berbeda. Buat yang suka jalan pelan kami rekomendasikan jalur Dieng. Treknya panjang namun tidak terlalu menanjak seperti jalur Patak Banteng. Oh iya satu lagi, kalau bisa jangan ke Gunung Prau saat weekend atau tanggal merah, dijamin kamu bakal ngeluh “ramai banget!”. Untuk naik ke Gunung Prau, perlengkapan kamu harus lengkap dan mengikuti peraturan yang ada. Pihak basecamp akan memeriksa barang bawaan kamu dan akan memberi informasi apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pendakian.

Jalur Pendakian Gunung Prau
pendakian gunung Prau | sumber gambar: IG @ummu_hyt

Untuk kamu yang mau ke Gunung Prau dan sedikit malas untuk mengatur jadwal, perlengkapan dan segalanya, solusinya adalah menggunakan trip organizer. Salah satu trip organizer recomended yang menyediakan paket Glamp Camp yaitu Rimba Gunung Indonesia. Silakan cek instagram mereke di @rimbagunungindonesia, kamu bakal ketemu kak Eka, owner Rimba Gunung Indonesia yang ramah, pokoknya service mereka oke punya.

Review Gunung Prau

  • Sri Turnip: Pemandangan Golden Sun Rise nya indah bgt.. walau butuh semangat ekstra untuk mendaki, tapi pas di puncak lelahnya terbayarkan dgn sunset, sun rise, dan keindahan gunung gunung lainnya seperti Gn Sindiro, Gn.Slamet, dll.. Ada 3 pos yg hrs dilewati menuju puncak. Pendakian menuju pos 1 ke lainnya banyak warung yg bisa disinggahi baik utk sekadar duduk (istirahat) dan menikmati makanan. Ada buah semangka yg harganya Rp. 2rb / potong membuat kami ketagihan utk mampir. Hehehe 😋 Anyway, malamnya diingin bgt waktu itu (pertengahan bln Juli 2019). Jadi Kita hrs prepare pakaian hangat dan jaket tebal. Over all, we are happy at the time 😊
  • Rangga Azril: Nanjak via Dieng bisa parkir mobil dan jalurnya banyak landai juga melewati puncak sebelum camping ground sunrise, namun air mineral hanya boleh pakai derigen yang dapat disewa. Nanjak via Patak Banteng jalurnya lebih dekat ke camping sunrise, namun tidak melalui puncak dan jalurnya menanjak. Pemandangan terbaik yang pernah saya lihat, Pertama kali naik gunung, cuaca cerah, hanya beberapa camping dan malamnya tidak sampai minus, Suhu saat itu sampai 6°C, disambut matahari terbit yang jelas ditemani pemandangan 8 puncak gunung dan pemandangan gugusan bintang paling jelas UHD lah! Tiap kali bertemu pendaki lain ramah, bahkan saya kehabisan air diberi 1 liter.
  • Abdiel Bramantyo: Tidak pernah bosan 2 kali kesini. Gunung dengan salah satu view terbaik di Jawa Tengah. biaa menikmati indahnya golden sunrise, kondisi gunung sekarang juga cukup bersih. Kalau mau spot view terbaik bisa naik lewat patak banteng, cuman jalurnya cukup terjal dan “sangat” rame pendaki. Lewat jalur dieng lebih landai hanya saja agak memutar, cocok untuk pemula. Peraturan terakhir basecamp pendakian cukup merepotkan karena wajib bongkar tas, tapi bagus untuk membudayakan pendaki untuk tertib dan bertanggung jawab. Peraturan agar benar² dipatuhi oleh pendaki agar tidak sampai ada masalah dengan petugas saat dipuncak (kadang ada petugas yang mengawasi dipuncak atau dijalur pendakian) atau di basecamp. Contoh peraturan yg saya ingat yaitu tidak boleh bawa tissue basah, tidak boleh membawa alat musik / speaker portable (disita) saat mendaki. Sekedar saran, untuk memakai sleeping bag yang agak tebal karena suhu yg sangat dingin.

Selamat Menikmati Keindahan Dieng

Untuk kalian yang akan berlibur, Dieng adalah salah satu destinasi wisata yang tepat. Dari beberapa tempat wisata yang kami tulis, akan memanjakan diri kamu, akan membuat kamu makin beryukur dikaruniai alam yang luar biasa. Semoga para traveller bisa membantu menjaga wisata Dieng ini dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan selalu menjaga alam dengan baik.

Wisata Dieng Apa Saja yang Wajib Dikunjungi?

3 tanggapan pada “Wisata Dieng Apa Saja yang Wajib Dikunjungi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas